News

Puncak peringatan HUT PGRI 80 dan HGN 2025 tingkat Kota Lubuklinggau diperingati secara sederhana,Selasa 16/12/2025:

25
×

Puncak peringatan HUT PGRI 80 dan HGN 2025 tingkat Kota Lubuklinggau diperingati secara sederhana,Selasa 16/12/2025:

Sebarkan artikel ini

LUBUKLINGGAU SUMATERA SELATAN,,Peringatan dilakukan dengan pemotongan 80 nasi tumpeng, yang secara simbolis dipotong oleh Walikota Lubuklinggau, H Rahmat Hidayat, M.Ikom.
Upacara peringatan HUT PGRI 80 dan HGN 2025 dilaksanakan di lapangan eks kantor Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Selasa (16/12/2025).

Disaat bersamaan dilaksanakan penyerahan piala kepada pemenang lomba dan bingkisan kepada guru yang memasuki purna tugas.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Lubuklinggau, H Rahmat Hidayat, M.IKom//media nasional tuntas MNT TV//

Wali Kota Lubuklinggau, H Rahmat Hidayat, M.IKom mengatakan peringatan HUT PGRI 80 dan Hari Guru Nasional (HGN) bukanlah sekedar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk mengenang , menghargai dan meneguhkan kembali peran strategis guru dalam pembangunan peradaban bangsa.
Dikatakannya guru adalah cahaya menerangi jalan generasi muda, penanaman nilai-nilai kejujuran, disiplin dan karakter luhur.

Lanjutnya ditengah dinamika perubahan zaman, kemajuan teknologi dan tantangan globalisasi, guru dituntut untuk terus beradaptasi berinovasi dan meningkatkan kompetensi. Namun dibalik tuntutan tersebut, dedikasi para guru tetap luar biasa dengan segala keterbatasan, para guru terus mengabdi, mendidik dengan hati dan bekerja tanpa pamrih demi masa depan anak-anak bangsa.

Masih katanya pemerintah kota Lubuklinggau menyadari sepenuhnya bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah. Oleh karena itu kami terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi guru, serta berbagai program yang mendukung kesejahteraan tenaga pendidik.

“Kami berharap PGRI sebagai organisasi profesi dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan iklim pendidikan yang kondusif, berkarakter dan berdaya saing,”harapnya.

Sinergi antara pemerintah dengan guru, orang tua dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencetak generasi Lubuklinggau yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan.

“Mari kita jadikan peringatan HUT PGRI 80 dan HGN 2025 ini sebagai titik tolak untuk memperkuat semangat persatuan, meningkatkan profesionalisme, serta memperkokoh komitmen kita dalam memajukan dunia pendidikan. Guru yang sejahtera bermartabat akan melahirkan generasi yang unggul dan berdaya guna,”ucapnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Lubuklinggau, Al-Rasyid mengatakan
tema HGN tahun ini “bergerak bersama wujudkan merdeka belajar”. Merdeka belajar adalah sebuah seruan bagi semua para guru yang khususnya di Kota Lubuklinggau dan umumnya di seluruh tanah air untuk tidak berhenti bergerak dan berkolaborasi dengan pemerintah kota Lubuklinggau.

Lebih lanjut dia mengatakan di usia ke-80 PGRI ini saya mencanangkan semangat baik baru untuk Lubuklinggau.

Cerdas semangat itu berlandaskan tiga pilar. Pertama pilar profesional dan inovasi PGRI Kota Lubuk akan terus menjadi rumah bagi peningkatan kompetensi guru.

“Kita akan mendorong lebih banyak lagi guru yang menguasai teknologi merancang pembelajaran kreatif yang kontekstual dengan kearifan lokal Lubuklinggau dan menjadi pelopor gerakan literasi digital di sekolah guru harus menjadi pembelajaran sepanjang hayat,”jelasnya.

Kedua kolaborasi dan kemitraan. Dikatakannya kita tidak bisa bekerja sendiri PGRI akan memperkuat sinergi dengan pemerintah kota Lubuklinggau dunia usaha dan industri yang ada perguruan tinggi serta komunitas.

” Mari kita ciptakan teknik factory kunjungan industri dan program monitoring untuk membuka wawasan siswa sekaligus menyiapkan mereka terjun ke dunia kerja nyata atau untuk wirausaha muda yang mandiri,”ajaknya.

Terakhir yang ketiga kesejahteraan dan martabat. Perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan hak-hak guru tidak akan pernah padam PGRI akan terus berdialog konstruktif dengan pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa dedikasi dan pengorbanan guru dengan kehidupan yang layak dan menjunjung tinggi martabatnya sebagai profesi guru, pungkasnya Erwin pimred media nasional tuntas MNT TV,,, Lubuklinggau musi Rawas Utara,,