News

Pasar malam yang diadakan di lapangan setia negara Kabupaten Rejang Lebong menuai sepi saat hujan sore hingga malam hari tak henti, Rabu 22/10/2025:

56
×

Pasar malam yang diadakan di lapangan setia negara Kabupaten Rejang Lebong menuai sepi saat hujan sore hingga malam hari tak henti, Rabu 22/10/2025:

Sebarkan artikel ini

KABUPATEN REJANG LEBONG BENGKULU,,Pasar malam yang diadakan di lapangan setia negara Kabupaten Rejang Lebong, yang dimulai atau dibuka sejak tanggal 5 Oktober 2025 lalu hingga berakhir pada tanggal 27 Oktober 2025 mendatang.Sesuai dengan surat izin yang diminta kepada instansi terkait di Kabupaten Rejang Lebong.

Pihak satgas Kabupaten Rejang Lebong merupakan kekuatan utama dalam pelaksanaan pasar malam selama dibuka hingga berakhir nanti. Dalam rangka penertiban kontribusi pasar kepada pihak satgas telah membagi-bagikan tugas masing-masing satgas untuk piket penjagaan keamanan serta penagihan karcis setiap lapak yang berjualan di lokasi pasar malam.

Saat dikonfirmasi awak media kepada anggota satgas yang saat menjalankan piket di lokasi pasar malam diantaranya ada Can, Didi, Herwandi(Bong)dan yg lain.
Can menjelaskan;
Setiap malamnya kami dari satgas yang melaksanakan piket hanya 5 orang, sedangkan jumlah tenda sebanyak lebih kurang 40 tenda.
Yang mana setiap tendanya ada yang berbayar kontribusi sebesar rp10.000 dan ada juga yang membayar kontribusi Rp 15.000.

Sehingga pada setiap malam nya tagihan yang diperoleh pihak satgas mencapai rp 6 00.000. sementara kegunaan uang tagihan tersebut untuk membayar insentif kepada petugas piket sebesar rp100.000 per orang. Dikala tagihan tidak sesuai dengan pembayaran untuk insentif para petugas piket maka dilaporkan kepada ketua pelaksana pasar malam yaitu”Lidia Intan Kurnia Sari Sh.mkn.untuk bisa menombok.
Ujar salah seorang petugas piket satgas kab.r/l, kepada awak media.

Dan yang lebih serunya lagi ketika awak media mnt.TV. konfirmasi kepada salah satu tenda penjualan Sanjay palala;”Ari menjelaskan”;
Omset penjualan yang kita dapatkan ketika para pengunjung meluap atau ramai, bisa mencapai satu juta rupiah atau bahkan rp1.500.000 per malam. Dan yang paling menyedihkan ketika saat-saat pengunjung sepi dikarenakan hujan mulai sore hari hingga malam, kita hanya mendapatkan omset pembelanjaan kisaran rp.200.000 atau rp.300.000.
Ujar Ari selaku pemilik tenda penjual Sanjay palala dan sejenisnya: pungkasnya Iskandar wartawan media nasional tuntas MNT TV,, rejang Lebong Bengkulu,,