News

Diduga Asal Jadi, Warga Pungguk Lalang Resmi Laporkan Proyek Jalan Desa Tahun 2014-2019 ke Kejari Rejang Lebong

45
×

Diduga Asal Jadi, Warga Pungguk Lalang Resmi Laporkan Proyek Jalan Desa Tahun 2014-2019 ke Kejari Rejang Lebong

Sebarkan artikel ini

REJANG LEBONG, BENGKULU – MNTV|

Masyarakat Desa Pungguk Lalang, Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong, resmi menempuh jalur hukum terkait dugaan penyimpangan pembangunan desa tahun anggaran 2014 hingga 2019. Laporan pengaduan tersebut telah dilayangkan pada 9 Februari 2026 dan telah diterima secara resmi oleh pihak berwenang.

​Fokus utama laporan masyarakat ini tertuju pada proyek pembukaan badan jalan menuju Bukit Basa hingga pembangunan lapen yang dilakukan dalam beberapa tahapan. Warga selaku penerima manfaat mengaku sangat kecewa lantaran kondisi fisik bangunan saat ini sudah hancur berantakan.

​Kualitas Bangunan Dipertanyakan

​Muncul dugaan kuat di tengah masyarakat bahwa pembangunan jalan tersebut dikerjakan asal-asalan dan tidak mengikuti Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) maupun Petunjuk Teknis (Juknis) yang telah ditetapkan.

​”Kami merasa pembangunan ini hanya formalitas saja tanpa menjamin kualitas. Hasilnya tidak bermutu dan terkesan hanya menghambur-hamburkan uang negara,” ungkap salah seorang warga yang geram melihat kondisi jalan tersebut.

​Respon Kejaksaan Negeri Rejang Lebong

​Untuk menindaklanjuti progres laporan tersebut, awak media MNTV mengonfirmasi langsung pihak Kejaksaan Negeri Rejang Lebong pada Senin, 2 Maret 2026.

​Kasi Intel Kejari Rejang Lebong, Hendra Mubarok, SH., MH., saat ditemui di ruang kerjanya menegaskan bahwa laporan tersebut tengah dalam proses penanganan. Namun, ia meminta masyarakat bersabar karena banyaknya laporan yang masuk.

​”Laporan tersebut tetap kita proses sebagaimana mestinya. Namun, karena banyaknya laporan, kami akan memproses sesuai tahapan. Dalam waktu dekat, kami akan memanggil pihak-pihak terlapor untuk dimintai keterangan,” ujar Hendra.

​Lebih lanjut, Hendra menjelaskan bahwa pihak Kejaksaan akan bersinergi dengan instansi terkait untuk melakukan audit mendalam.

“Kami juga akan bekerja sama dengan pihak Inspektorat untuk mengaudit kegiatan pembangunan tersebut guna memastikan ada tidaknya kerugian negara,” tutupnya.

​Reporter: Iskandar